Polda Sulteng Panen Jagung Serentak Kuartal IV Hasilkan 31 Ton

PALU, LIHATSULTENG.COM- Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) melaksanakan kegiatan Panen Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, berlangsung di Jalan Padanjakaya, Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut digelar di seluruh Indonesia, secara simbolis Kapolri bersama Menteri Pertanian, Ketua Komisi IV DPR-RI dan Kabulog RI melakukan panen jagung didesa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Jawa Barat, diikuti secara virtual (sarana zoom metting) oleh para Kapolda dan Kapolres/ta jajaran.

Setelah mengikuti kegiatan panen serentak oleh Kapolri, Kapolda Sulteng melanjutkan kegiatan panen jagung secara simbolis bersama jajaran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Bulog Wilayah Sulawesi Tengah turun langsung ke ladang untuk memetik hasil bumi sebagai simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektoral.

Baca Juga : Putri Sulung Aipda Fandi Pranata Nugrah Sabet 3 Medali di Kejuaraan Karate Piala Presiden RI

Berdasarkan data yang dihimpun, total luas lahan jagung yang dipanen oleh Polda Sulteng beserta jajaran pada kesempatan ini mencapai 12,5 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai 31,25 ton.

Kapolda Irjen Endi Sutendi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa panen ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat petani yang telah bekerja keras mengolah lahan sehingga membuahkan hasil yang produktif bagi stabilitas pangan di Sulawesi Tengah.

“Panen serentak ini adalah bukti sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat petani. Kami berharap hasil ini dapat memberikan kontribusi positif bagi stabilitas pangan di Sulawesi Tengah,” ungkapnya

Baca Juga : Kapolda Sulteng bersama Forkopimda Pantau Pemungutan Suara Pilkada di Sejumlah TPS

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Polda Sulteng berharap semangat kemandirian pangan dapat terus terjaga dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para petani lokal di Bumi Tadulako.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *